Prosedur pemeriksaan terpadu 4 langkah yang dirancang nyaman bagi anak, praktis bagi tenaga kesehatan, dan mudah dipahami oleh orang tua.
Anak duduk nyaman di kursi periksa. Petugas menyapa anak dengan ramah dan menjelaskan bahwa alat ini tidak sakit, hanya seperti meniup sedotan atau kanula lembut.
Yang Perlu Diketahui:
Kanula hidung dan corong mulut lembut dipasang. Anak cukup bernapas seperti biasa selama 15 hingga 30 detik. Komputer langsung menampilkan grafik warna-warni yang menyenangkan.
Yang Perlu Diketahui:
Petugas meminta anak menggigit gigi belakang (oklusi normal) sambil tersenyum lebar. Kamera membidik foto gigi depan dalam satu detik dengan panduan cahaya.
Yang Perlu Diketahui:
Dokter menjelaskan langsung hasilnya kepada orang tua. Apakah anak dominan napas hidung normal atau terindikasi napas mulut. Orang tua menerima lembar resume resmi dan akses riwayat di HP.
Yang Perlu Diketahui:
Prinsip Klinis: Hasil analisis sensor dan foto gigi anterior adalah instrumen skrining awal penunjang keputusan (CDSS). Diagnosis definitif serta rencana perawatan ortodonti sepenuhnya menjadi wewenang dokter gigi penanggung jawab.